Minggu, 17 Juni 2012

Sahabat atau Cinta?

Sahabat atau Cinta? - Akhir minggu ini BLOGNYA SI IMIN sedikit galau, pasalnya dua artikel kontes yaitu Agenliga Sebagai Agen Bola Online Untuk Euro 2012 dan Creating History Together With ArenaBetting Piala Eropa 2012 naik turun posisinya di search engine Google. Tapi mungkin itu efek dari si Pinguin. Tak apalah. Dan masih tentang galau, kali ini postingan BLOGNYA SI IMIN akan bercerita mengenai cinta. Ya cinta itu datang secara tiba-tiba. Entah datang dari mana, dari teman, sahabat atau orang yang baru kita kenal sekalipun. Bicara tentang Sahabat, tentunya kalian pernah dengar lagu dari sebuah band yang judulnya Sahabat jadi Cinta. Ya! Persabahatan yang erat antara pria dan wanita tak jarang berujung dengan kebingungan atau istilah jaman sekarangnya GALAU. Ada perhatian lebih yang ditunjukkan, namun masih belum bisa menerka apa maksud di balik hubungan tersebut. Jika Anda bingung dibuatnya, lihat ulasan di bawah ini:


Sahabat atau Cinta? Mungkin inilah yang kerap menjadi tanya bagi pria dan wanita yang menjalin persahabatan. Kedekatan dan kemesraan yang hadir cenderung berada di area abu-abu atau tidak ada kejelasan. Perhatian dan kasih sayang antara sahabat pria dan wanita juga tak jarang disalahartikan. Bukan tidak mungkin akhirnya salah satu pihak merasa tersakiti, sementara pihak lain tidak merasa bersalah karena memang hanya mengganggapnya sebagai teman biasa.

Bila Anda sedang bingung mengartikan hubungan persahabatan Anda saat ini, simak beberapa tanda berikut, seperti dikutip Healthy and Beloved.

Kirimkan sinyal
Jangan membuat asumsi dia menyukai Anda hanya karena menelefon dan merangkul bahu Anda. Bila Anda berpikir dia menyukai Anda dalam cara yang romantis, maka cobalah untuk merayunya. Bila dia membalasnya, hal ini mungkin berarti baik. Sentuhlah tangan atau lengannya saat berbicara, kemudian lihatlah bagaimana dia bereaksi. Selain itu, Anda juga dapat meluangkan waktu lebih bersamanya untuk menonton atau minum kopi bersama. Cobalah untuk menelefon, berkirim e-mail, atau pesan singkat dengannya, lebih sering dari biasanya. Bila sahabat Anda membalas dengan antusias, besar kemungkinan dia juga menyukai Anda.

Angkat topik romantis
Anda mungkin berpikir bahwa perasaan yang dimiliki sudah jelas, namun sahabat Anda belum tentu menyadarinya. Pada beberapa kesempatan, Anda dapat memunculkan topik ini dan menjelaskan bagaimana perasaan Anda. Setelah Anda mengirimkan sinyal, ketahuilah waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini. Jangan membicarakan ini saat dia baru saja putus hubungan dengan kekasihnya.

Tempat yang tepat


Saat mengajak sahabat pergi, pastikan tempat yang akan Anda kunjungi tepat. Dengan pemilihan tempat yang menunjang, rencana Anda untuk mengetahui perasaannya secara serius dapat terlihat.

Bila dia menolak

Selalu ada risiko bahwa sahabat mungkin tidak menganggap Anda lebih dari sekadar teman. Sahabat Anda bisa jadi memang tidak tertarik untuk menjalin cinta dengan Anda, atau mungkin dia pernah menjalin hubungan seperti ini namun gagal. Bila hal ini terjadi, jangan lantas pergi dan mengambil jarak. Hal ini mungkin akan membuat hubungan Anda canggung. Namun, bila Anda berhasil melewatinya, Anda akan tetap berteman dengannya.

Semoga Bermanfaat ^^

sumber: yafi20.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar